SELAMAT DATANG DANGSANAK, HIMUNG BATAMU PIAN
Yang sakit bisa diobati, yang sehat ga jatuh sakit.
Cek kesehatan GRATIS di Puskesmas terdekat mulai Februari 2025. Jangan sampai terlewat ambil Cek Kesehatan Gratis setahun sekali!
Usia 0-6 Tahun dan Usia 18 Tahun ke Atas.
Usia 7-17 Tahun Gimana?
Usia ini akan mendapat Cek Kesehatan Gratis di sekolah nanti pada tahun ajaran baru (bulan Juli)
Cek Kesehatan Gratis bisa didapatkan di Puskesmas terdekat
Pemeriksaan diberikan sesuai dengan kelompok umur, antara lain:
Pemeriksaan Kelainan Bawaan pada Bayi Baru Lahir
Pengukuran Pertumbuhan (Berat Badan dan Tinggi Badan) dan Perkembangan (Bagi Balita)
Pengukuran Tekanan Darah, Gula Darah, dan Fungsi Ginjal)
Pemeriksaan Indera (Mata dan Telinga)
Pemeriksaan Gigi, Jiwa, dan lain-lain
Ayo manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Cek Kesehatan Gratis,
Periksa Hari Ini, Sehat di Masa Depan"
Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat semakin populer. Terlihat dari semakin banyaknya komunitas olahraga, seperti lari, dan banyak orang yang mulai membiasakan diri untuk berolahraga dan konsumsi makanan sehat.
Gaya hidup tersebut perlu dijaga dan dilakukan secara konsisten untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin juga perlu kamu lakukan agar kesehatan semakin terjaga.
Berikut alasan dan manfaat yang akan didapatkan dengan pemeriksaan kesehatan rutin:
Jadi tahu kondisi badan
Lebih cepat tahu, lebih mudah ditangani dan cepat sembuh
Jadi tau apa yang harus dilakukan agar tetap sehat
Kabar baiknya, kamu tidak perlu khawatir tentang biaya pemeriksaan kesehatan karena pemerintah menyediakannya secara gratis! Cek kesehatan ini tersedia untuk semua usia, bisa digunakan setahun sekali, dan pemeriksaan menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan usiamu.
Berikut jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan:
Bayi Baru Lahir
Jenis pemeriksaan yang akan diberikan untuk bayi baru lahir, meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, bayi kuning, status imunisasi hepatitis B dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.
Balita dan Anak Prasekolah
Jenis pemeriksaan yang akan diberikan, meliputi skrining tuberkulosis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, kondisi gigi, deteksi dini penyakit kusta dan scabies, serta skrining status imunisasi balita. Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan tumbuhkembang, pemeriksaan darah (usia 2 tahun) untuk deteksi dini anemia dan talasemia (kelainan darah). Mulai usia 2 tahun juga akan dilakukan pemeriksaan gula darah untuk mendeteksi dini penyakit diabetes melitus.
Dewasa dan Lansia
Untuk usia dewasa dan lansia, pemeriksaan yang akan diberikan meliputi skrining risiko penyakit kardiovaskular dan metabolik seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, status gizi, kebiasaan merokok. Lalu juga akan diperiksa pendengaran, penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, skrining kesehatan jiwa, tuberkulosis, hepatitis B, hepatitis C, dan fibrosis/sirosis hati. Bagi penderita hipertensi dan/atau diabetes melitus yang berusia 40 tahun keatas juga akan dilakukan pemeriksaan risiko penyakit jantung, ginjal, dan stroke. Deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim juga dilakukan untuk perempuan mulai usia 30 tahun, deteksi dini kanker paru dan kanker usus dilakukan untuk usia mulai 45 tahun. Untuk lansia usia 60 tahun ke atas juga akan mendapat pemeriksaan geriatri. Khusus bagi calon pengantin akan dilakukan skrining penyakit infeksi menular seksual seperti sifilis, HIV, dan khusus perempuan termasuk skrining anemia dan status imunisasi Tetanus.
Untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, kamu bisa mendaftar lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan notifikasi dan hasil pemeriksaan kesehatan di aplikasi. Jadi, pastikan kamu dan keluarga sudah mengunduh aplikasi dan memiliki akun SATUSEHAT Mobile, ya.
🔗 Unduh SATUSEHAT Mobile di Android dan iOS
Kamu juga bisa daftar melalui laman berikut https://ayockg.kemkes.go.id/ Pastikan kamu hadir sesuai jadwal dan jam pelayanan puskesmas, serta mengisi kuisioner dan membawa identitas diri.